Perempuan.....
Sejenak aku berpikir... kenapa aku menulis kata perempuan ?? karena besok adalah hari Kartini....
Apalah artinya Kartini ? bangsa Indonesia selalu mengartikan sebagai lambang emansipasi ...persamaan derajat antara kaum adam dan kaum hawa... apakah memang diperlukan ?
Sebagaian orang mengatakan memang diperlukan... sebagian yang lain mengatakan tidak perlu dan ada juga yang berpendapat tidak usah dimasalahkan...
Bagi yang memerlukan.. mereka
mengatakan bahwa perempuan harus mempunyai persamaan hak disegala bidang. Mereka mengatakan bahwa mereka mampu menyamakan dengan kaum laki-laki dan bahkan ada yang mengatakan bisa melebihi kaum laki-laki. Kenapa saat ini tidak dicoba untuk diberikan kesempatan ? Sedangkan yang berpendapat tidak perlu mengatakan bahwa kodratnya perempuan itu lemah dan perlu perlindungan. Dan bagi yang berpendapat tidak usah dimasalahkan mengatakan kan tidak ada masalah ? kenapa koq dibahas segala.
Bagiku pertanyaan yang timbul adalah mengapa perempuan itu selalu dianggap sebagai kaum yang lemah ? apakah karena secara kodrati ? atau karena memang sedari kecil sudah diarahkan bahwa seorang perempuan itu harus memasak, berdandan, dan melayani suami ? Padahal kita sadar memasak tidak ada hubungannya dengan keperempuanan... tidak ada hubungannya dengan paras, atau payudara khas yang dimiliki kaum perempuan. Kenapa kaum perempuan koq mau saja ? Memasak adalah tergantung dari keterampilan seseorang mengolah bahan menjadi masakan yang enak, tergantung cara mengolah tergantung keterampilan tangan dan lidah untuk mengecap, bukantentunya itu bukan monopoli perempuan. Jadi kalau ingin disetarakan janganlah seorang perempuan selalu diarahkan untuk memasak. Bahkan perempuan sendiri yang menata berpakaian harus indah, harus cantik.. kenapa tidak menjadi dirinya apa adanya... coba renungkan saja.. sedari kecil kalau Ibu kita mendandani anak perempuannya harus dibuat secantik mungkin, kenapa tidak diajarkan menjadi seorang yang baik dan merdeka ?Akibatnya karena mau cantik.. kena sinar matahari saja takut. Kuku yang sudah diberi kutek takut rusak... akhirnya mana mungkin setara dengan laki-laki yang siap disegala bidang ?
Demikian pula secara kodrati bahwa perempuan itu dianggap lemah, kenapa mau ? seharusnya seorang perempuan tidak menunjukkan kelemahannya. Tunjukkan bahwa perempuan adalah tegar kuat bahkan kokoh.
Selamat Hari Kartini
Sejenak aku berpikir... kenapa aku menulis kata perempuan ?? karena besok adalah hari Kartini....
Apalah artinya Kartini ? bangsa Indonesia selalu mengartikan sebagai lambang emansipasi ...persamaan derajat antara kaum adam dan kaum hawa... apakah memang diperlukan ?
Sebagaian orang mengatakan memang diperlukan... sebagian yang lain mengatakan tidak perlu dan ada juga yang berpendapat tidak usah dimasalahkan...
Bagi yang memerlukan.. mereka
mengatakan bahwa perempuan harus mempunyai persamaan hak disegala bidang. Mereka mengatakan bahwa mereka mampu menyamakan dengan kaum laki-laki dan bahkan ada yang mengatakan bisa melebihi kaum laki-laki. Kenapa saat ini tidak dicoba untuk diberikan kesempatan ? Sedangkan yang berpendapat tidak perlu mengatakan bahwa kodratnya perempuan itu lemah dan perlu perlindungan. Dan bagi yang berpendapat tidak usah dimasalahkan mengatakan kan tidak ada masalah ? kenapa koq dibahas segala.Bagiku pertanyaan yang timbul adalah mengapa perempuan itu selalu dianggap sebagai kaum yang lemah ? apakah karena secara kodrati ? atau karena memang sedari kecil sudah diarahkan bahwa seorang perempuan itu harus memasak, berdandan, dan melayani suami ? Padahal kita sadar memasak tidak ada hubungannya dengan keperempuanan... tidak ada hubungannya dengan paras, atau payudara khas yang dimiliki kaum perempuan. Kenapa kaum perempuan koq mau saja ? Memasak adalah tergantung dari keterampilan seseorang mengolah bahan menjadi masakan yang enak, tergantung cara mengolah tergantung keterampilan tangan dan lidah untuk mengecap, bukantentunya itu bukan monopoli perempuan. Jadi kalau ingin disetarakan janganlah seorang perempuan selalu diarahkan untuk memasak. Bahkan perempuan sendiri yang menata berpakaian harus indah, harus cantik.. kenapa tidak menjadi dirinya apa adanya... coba renungkan saja.. sedari kecil kalau Ibu kita mendandani anak perempuannya harus dibuat secantik mungkin, kenapa tidak diajarkan menjadi seorang yang baik dan merdeka ?Akibatnya karena mau cantik.. kena sinar matahari saja takut. Kuku yang sudah diberi kutek takut rusak... akhirnya mana mungkin setara dengan laki-laki yang siap disegala bidang ?
Demikian pula secara kodrati bahwa perempuan itu dianggap lemah, kenapa mau ? seharusnya seorang perempuan tidak menunjukkan kelemahannya. Tunjukkan bahwa perempuan adalah tegar kuat bahkan kokoh.
Selamat Hari Kartini